Cara Mencari Modal Usaha Paling Mudah Bagi Pebisnis Pemula

Cara mencari modal usaha. Apakah kamu merasa tertekan menjadi karyawan kantoran? Saban hari kerja banting tulang, tapi gaji tak cukup untuk makan sebulan.

Belum lagi pekerjaan yang seabrek, bisa bikin mood jadi berantakan. Jarang ada waktu untuk keluarga, karena susah minta izin kerja dengan alasan acara keluarga.

Beralih menjadi pengusaha, bisa kamu jajal sekarang juga. Konon menjadi pengusaha memiliki waktu yang cenderung fleksibel dan tidak ada yang mengatur ini itu karena kamu adalah bosnya. Terlebih kamu bisa menyediakan lapangan kerja bagi orang lain.

Namun, putar haluan dai karyawan menjadi pengusaha bukan hal yang mudah. Kamu harus berani mengambil keputusan dan memiliki pemikiran yang mantap. Membutuhkan adaptasi pada awal memulainya. Yang paling penting memiliki sejumlah modal yang cukup agar usaha berjalan sesuai impian.

Cara mencari modal usaha untuk memulai dan mengembangkan bisnis

Mendapatkan modal tidak gampang, nah berikut ini kami bocorkan cara mencari modal usaha paling mudah bagi pemula.

cara mencari modal usaha, tips mencari modal bisnis,

1. Tabungan dari Gaji

Mindset orang tentang mencari nafkah tentunya berbeda-beda. Ada yang membutuhkan modal untuk membuka usaha, kemudian melamar kerja terlebih dahulu pada suatu instansi tertentu atau perusahaan ternama guna mendapatkan gaji yang nantinya akan ia sisihkan sebagai modal usaha.

Hal ini bisa diklaim sebagai cara mencari modal usaha yang paling mudah. Kamu hanya harus memiliki pekerjaan dengan gaji UMR, kemudian tabung sekian persen dar gaji yang kamu dapatkan. Alangkah baiknya tempat yang kamu gunakan sebagai batu loncatan bergerak di bidang usaha yang sama.

Misalnya kamu ingin membuka usaha batik, ada baiknya kamu juga bekerja terlebih dahulu pada perusahaan yang mengelola batik. Tujuannya sudah jelas, supaya dapat mengetahui bagaimana seluk beluk tentang batik, mulai dari modal yang mereka butuhkan, besaran biaya karyawan, operasional pabrik, pemilihan bahan yang mereka gunakan.

Dan masih banyak lagi ilmu menunjang yang bisa kamu gunakan ketika kemudian hari membuka usaha batik sendiri. Nantinya tidak perlu bersaing dengan perusahaan yang dahulu, jika memungkinkan kamu bisa bekerjasama dengan perusahaan tersebut guna mendapatkan hasil yang jauh lebih baik.

Sesuaikan saja dengan passion yang kamu miliki, sebab usaha yang paling mudah untuk kamu jalani adalah yang sesuai dengan passionmu.

2. Menjual Aset yang Kamu Miliki

Apabila tekad kamu sudah bulat untuk menjadi pengusaha, cara mencari modal usaha yang paling mudah yaitu menjual beberapa aset yang kamu miliki. Hanya menjual secukupnya saja, selebihnya biarkan tetap menjadi kepunyaan kamu.

Menjual aset sebaiknya menjadi opsi ketika tabungan usaha yang kamu simpan bertahun-tahun tidak mencukupi. Tidak mesti surat rumah atau kendaraan, kamu bisa menjual barang elektronik yang bernilai tinggi.

Usahakan set yang kamu jual bersifat kebendaan yang tidak terlalu kamu butuhkan. Kemudian, gabungkan hasil penjualan dengan tabungan yang sudah ada. Jika keduanya sudah tergabung, kemungkinan besar langkah membuka usaha tidak ada hambatan.

Bisnis akan berjalan sebagaimana yang sudah kamu rencanakan. Tidak apa-apa memulainya dari usaha kecil, yang terpenting adalah bergerak dengan cepat dan tepat.

3. Menggadaikan Aset, cara mencari modal usaha

Menjual dan menggadai aset merupakan dua hal yang berbeda. Namun, menjual aset bisa menjadi cara mencari modal usaha yang paling mudah dan cepat. Ketika menjual, kamu akan menerima uang tapi aset menjadi milik orang lain.

Baca juga  Cara Mengatur Uang Bulanan yang Benar Agar Hemat dan Tidak Boros

Sedangkan menggadai aset tidak demikian. Saat kamu menerima uang maka aset tetap menjadi milik kamu, hanya saja memerlukan tempo untuk pengembalian dana yang kamu terima. Apabila tidak sesuai dengan tempo yang telah disepakati maka aset akan menjadi milik pihak pegadaian, sebab sudah termasuk sebagai jaminan.

Tidak perlu khawatir, seiring berjalannya waktu jika kamu bersungguh-sungguh menjalankan usaha maka pasti dapat mengembalikan sejumlah uang yang kamu dapatkan dari menggadaikan aset.

Biasanya banyak orang yang akan mendatangi pegadaian dengan membawa emas atau surat kendaraan. Kamu hanya perlu menyodorkan KTP dan jaminan, prosesnya yang cepat menjadikan pegadaian sebagai alternatif terbaik bagi siapa saja yang sedang membutuhkan modal.

Bila tidak ingin menggunakan layanan pegadaian yang resmi, kamu bisa mencoba menggadaikan barang pada kerabat dekat. Namun, tidak semuanya bisa kamu andalkan. Kebanyakan dari mereka justru tidak percaya jika kamu akan mengembalikan sesuai dengan kesepakatan.

4. Mendapatkan Investor, cara mencari modal usaha

Cara mencari modal usaha yang paling mudah dapat kamu tempuh dengan mencari investor yang bersedia mendanai usaha yang kamu jalankan. Investor adalah orang atau kelompok tertentu yang bersedia memberikan uang atau memodali usaha karena tertarik dengan harapan bisnis yang kamu berikan.

Bagaimana caranya?

Tentunya kamu bisa membuat dan mengajukan proposal bisnis. Itulah pentingnya kamu mengetahui bagaimana cara membuat proposal yang baik agar investor bersedia mengucurkan dana bagi kelangsungan bisnis yang tengah kamu bangun mati-matian.

Proposal yang kamu ajukan bisa menjadi langkah yang tepat agar kamu tidak mengajukan pinjaman dana atau menggadaikan aset.

Langkah awal yang bisa kamu lakukan yaitu membuat bab pendahuluan terlebih dahulu. Di dalamnya termuat beberapa hal, yakni latar belakang atau alasan logis kenapa ingin membuka usaha. Profil singkat yang menjelaskan ingin membuka jenis usaha yang bagaimana.

Selain itu, kamu harus menjabarkan visi dan misi atau gambaran mengenai tujuan kedepan yang akan kamu capai. Tidak lupa menampilkan keunggulan bisnis atau usaha yang kamu rintis.

Intinya bab pendahuluan adalah senjata awal yang kamu gunakan untuk meraih kepercayaan dari investor.

Langkah yang kedua, perkenalkan usaha kamu kepada calon investor, misalnya nama usaha, jenis usaha yang kamu jalankan, kapan usaha berdiri dan di mana lokasi usaha akan berjalan.

Dengan begitu, investor dapat melakukan analisa pasar apakah potensi usaha kamu mendukung atau sebaliknya.

Langkah selanjutnya, cantumkan struktur usaha dengan jelas mulai dari nama owner, manajer, marketing yang bertugas, HRD yang bertanggung jawab dan sebagainya.

Kemudian, jabarkan produk secara rinci, mulai dari jenis produk, proses pembuatan hingga sertifikasi kesehatan apakah sudah teruji dengan baik dan sudah mengantongi izin BPOM.

Isi proposal yang kamu ajukan juga harus memuat analisis SWOT, target pasar, strategi yang kamu gunakan, serta penutup yang berisikan kalimat terbaik untuk menggugah hati investor.

Jangan lupa melampirkan dokumen penting seperti surat izin usaha, surat perjanjian, sertifikat usaha, bukti transaksi dan lain-lain yang dibutuhkan.

Investor tidak harus dari pihak perusahaan besar, bisa juga dari keluarga, sahabat, rekan kerja, teman nongkrong dan yang lainnya, selama memiliki uang dan tertarik dengan yang namanya bisnis.

5. Memanfaatkan Bantuan Langsung Tunai

BLT atau bantuan langsung tunai biasanya keluar dengan sengaja oleh pemerintah untuk memberdayakan UMKM. Nah, bagi pemula yang kesulitan mendapatkan cara mencari modal usaha bisa memanfaatkan program pemerintah yang satu ini.

Namun, biasanya hanya berlaku bagi orang yang sudah menjalankan usaha meskipun masih skala kecil. Tata cara dan persyaratan bisa kamu dapatkan dari tokoh masyarakat yang berperan atau langsung ke pihak desa yang bertugas.

Baca juga  Cara Mengatur Keuangan Bisnis atau Perusahaan Paling Baik dan Benar

Meskipun terbilang ribet karena kamu harus memenuhi beberapa persyaratan, tapi bisa menyokong usaha yang kamu jalankan. Lumayan bisa untuk tambahan modal meskipun nominalnya tidak besar.

6. Penggalangan Dana, cara mencari modal usaha

Penggalangan dana atau nama kerennya crowdfunding merupakan aksi galang dana yang bertujuan untuk membuka usaha tertentu. Kamu bisa mencoba tips mencari modal bisnis dengan memanfaatkan layanan penggalangan dana yang dilakukan oleh platform seperti kitabisa.com dengan sejumlah persyaratan.

Tidak mudah untuk bisa mendapatkan dukungan dari platform semacam ini. Lebih kurang mirip dengan cara mencari modal usaha dari investor. Kamu harus mempromosikan usaha yang kamu jalankan serta menjelaskan sedetail mungkin dari setiap poin usaha, mulai dari nama usaha, visi misi usaha, produk yang kamu miliki, struktur organisai dan sebagainya.

Perhatikan dengan baik apakah usaha memiliki daya tarik kuat untuk menarik para penggalang dana.

7. Pinjaman Kredit Tanpa Agunan

Mungkin sebagian pemula mengalami kesulitan menemukan cara mencari modal usaha yang mudah. Alasannya sudah jelas, karena tidak memiliki jaminan atau agunan jika ingin meminjam modal usaha dari suatu lembaga tertentu.

Jangan khawatir, di zaman yang serba maju dan mudah ini sudah tersedia layanan pinjaman KTA atau Kredit Tanpa Agunan yang bisa menjadi penyelamat para pemula yang ingin bergerak di bidang bisnis atau usaha.

Pengajuannya terbilang mudah dan cepat bahkan bisa kamu lakukan secara online. Bahasa kekiniannya adalah pijol alias pinjaman online. Kamu hanya perlu melakukan aktivasi pinjaman menggunakan KTP, kemudian mengisi sejumlah data dengan benar.

Masukkan berapa nominal yang kamu butuhkan, serta cantumkan nomor rekening yang kamu gunakan untuk menerima dana. Prosesnya tidak sampai 24 jam, modal sudah bisa cair dan langsung kamu terima dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Hanya saja, kamu harus mencari platform yang tepat karena suku bunga dari pinjaman tanpa agunan cukup tinggi. Jangan sampai kedepannya tidak mendapatkan untung tapi justru buntung lantaran terlitit pinjaman online.

Banyak sekali kejadian nyata orang-orang yang menjadi bulan-bulanan pijol, jadi harus seselektif mungkin dalam memilih platform yang ingin kamu gunakan.

Pinjaman sejenis ini cocok untuk membuka usaha, tidak untuk melakukan investasi agar terdapat perputaran modal dan keuntungan untuk membayar angsuran per bulan.

8. Mengajukan Pinjaman KUR

Sebegitu pedulinya pemerintah terhadap usaha kecil hingga menawarkan pinjaman KUR atau Kredit Usaha Menengah bagi pemula yang ingin memiliki usaha dengan cara mengajukan pinjaman modal.

Melalui KUR ini, pemerintah berharap dapat memberdayakan bisnis masyarakat dari skala kecil menjadi skala besar dan terus berkembang dari tahun ke tahun, sehingga mampu mencapai kesejahteraan hingga mampu menekan angka kemiskinan serta pengangguran di Indonesia.

Syarat pengajuan KUR berbeda-beda, khusus usaha mikro akan mendapatkan modal bersih sebesar 50 juta rupiah. Bagi pelaku usaha kecil mendapatkan modal 50 juta hingga 500 juta rupiah, tergantung pada jenis agunan dan kesanggupan dari pelaku usaha.

Sedangkan usaha menengah akan mendapatkan kekayaan bersih sebanyak 500 juta sampai 10 miliar.

Jika kamu memenuhi syarat, usaha KUR bisa menjadi pilihan tepat untuk menyokong usaha kamu. Pastikan memilih BANK resmi yang menyediakan layanan KUR, sebab saat ini banyak penipuan yang mengatasnamakan pinjaman KUR.

9. Memperoleh Modal dari Konsumen

Mungkin cara mencari modal usaha yang satu ini terbilang tidak masuk akal. Tapi percaya tidak percaya, memperoleh modal usaha dari konsumen bisa kamu lakukan tanpa harus merugikannya.

Caranya mudah sekali, kamu bisa meminta uang muka jika ada konsumen yang tertarik untuk membeli barang atau jasa yang kamu tawarkan. Lumayan bisa mengembangkan bisnis kamu kedepannya.

Tapi ingat ya, kamu tidak boleh melakukan aksi tipu-tipu apalagi sampai melakukan penggelapan uang konsumen. Beberapa usaha yang bisa mengedepankan modal dari konsumen yakni usaha sablon kaos, usaha catering, usaha kursus bahasa, usaha kue, usaha buket bunga atau hampers dan masih banyak lagi usaha lainnya.

Baca juga  Masalah Keuangan Rumah Tangga yang Kerap di Hadapi Keluarga Muda

10. Bikin Arisan, cara mencari modal usaha

Kenapa arisan bisa menjadi cara mencari modal usaha yang paling mudah?

Tentu saja jawabannya sederhana. Saat ini arisan banyak dilakukan baik secara online maupun offline. Dalam jumlah kecil maupun banyak, dapat kamu temukan dengan mudah.

Mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah tersedia di belahan masyarakat mana saja. Walaupun pemegang arisan akan meminta administrasi, tapi tidak merugikan. Kamu akan tetap mendapatkan sejumlah modal usaha dari arisan yang kamu ikuti.

Jika membutuhkan modal untuk usaha yang berskala kecil, bergabunglah dengan arisan yang nominalnya 100 ribu hingga 500 ribu per minggu.

Sedangkan apabila mmebutuhkan modal dalam jumlah yang besar, carilah arisan yang cukup besar pula yakni 1 juta per minggu. Pastikan kamu mengenal baik pemegang arisan agar uang kamu tidak raib begitu saja.

Kamu juga harus amanah dan menyetorkan uang tepat waktu, agar arisan berjalan dengan lancar. Siapa sangka, dari arisan maka kamu bisa mendapatkan modal dan mulai mengepakkan sayap di dunia bisnis.

11. Meminjam Uang Kepada Keluarga atau Teman

Memang benar adanya bahwa uang termasuk hal sensitif yang konon bisa melihat sifat asli seseorang. Mungkin hal ini terjadi lantaran banyak orang yang meminjam uang namun ternyta tidak bisa dipercaya.

Saat melakukan peminjaman, rayuannya manis bak orang yang tengah dimabuk asmara. Akan tetapi, saat melakukan pengembalian alias membayar hutang, justru orang yang ditagih lebih galak daripada yang menagih.

Hal ini tentunya tidak boleh kamu lakukan apabila ingin mencari modal usaha dengan cara meminjam uang dari keluarga atau teman. Keluarga menjadi salah satu rumah terbaik yang mendengarkan segala keluh kesah. Keluarga pula yang selalu ada di kala kita membutuhkan bantuan.

Untuk itu, apabila kamu kesulitan mendapatkan cara mencari modal usaha, langsung saja bicarakan kepada keluarga. Berjanjilah akan mengembalikan secepatnya saat usaha sudah berjalan.

Kamu juga bisa meminjam uang kepada teman baik, hanya teman baik saja ya. Tidak kepada teman yang hanya sekedar kenal, karena tidak baik meminjam uang kepada teman yang hanya sekedar kenal nama.

Kamu hanya akan mendapatkan penilaian buruk darinya. Yang terpenting saat meminjam uang adalah konsisten dalam perkataan dan pembayaran. Saat kamu menjadi orang yang demikian, berapapun jumlahnya maka akan ia pinjamkan tanpa banyak pertanyaan.

12. Mengikuti Kompetisi, cara mencari modal usaha

Terakhir, kamu bisa memilih cara mencari modal usaha dengan mengikuti berbagai kompetisi sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya kamu mengikuti kompetisi bisnis yang umumnya diselenggarakan oleh perusahaan swasta.

Kompetisi tersebut menawarkan sejumlah uang tunai dengan nominal yang fantastis mencapai miliaran rupiah. Selain itu, kompetisi bisnis yang kamu ikuti bisa sekaligus menjadi kesempatan emas untuk melakukan mentoring bisnis dari pengusaha-pengusaha yang sudah ahli di bidangnya.

Salah satu contoh perusahaan yang rutin mengadakan kompetisi dengan jumlah hadiah yang besar adalah The Big Start Indonesia yaitu Blibli.com.

Bagaimana, apakah kamu tertarik mencoba cara mencari modal usaha paling mudah yang kami rekomendasikan?

Jadilah pengusaha yang tidak cepat menyerah bagaimanapun sepak terjangnya. Yakin usaha sampai dan tidak akan pernah mengkhianati perjuangan kamu. Semoga menjadi pengusaha yang sukses ya.***

Gambar Gravatar
Saya seorang content writer berpengalaman lebih dari 10 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *